Permainan Tradisional

Sebelum gencarnya gadget berkembang, para remaja di Desa Mas masih mengingat beberapa permainan tradisional mereka. Beberpa sumber menjelaskan ada sekitar 300 jenis permainan tradisional Bali, namun berikut ada 4 permainan tradisional yang masih dilakukan oleh warga Desa Mas pada umumnya seperti dibawah ini: 

  1. Meong-meongan 

Meong merupakan bahasa Bali yang berarti kucing. Permainan ini dimainkan oleh sekelompok anak, dimana satu orang sebagai meong (kucing) dan satu orang lagi sebagai bikul (tikus). Sisanya membuat lingkaran, di mana yang menjadi meong tinggal di luar lingkaran dan yang menjadi bikul di dalam lingkaran. Mereka yang membuat lingkaran kemudian menyanyi lagu Meong-meong. Setelah sampai pada lirik “juk meng juk kul, juk meng juk kul” pemeran meong harus menangkap bikul yang ada dalam lingkaran.

  • Tajog

Permainan ini menggunakan dua potong bambu yang berisi pijakan untuk kaki. Pemain akan naik ke pijakan kaki pada dua potong bambu kemudian berjalan. Permainan ini membutuhkan keseimbangan tubuh.

  • Terompah

Permainan ini juga disebut bakiak. Permainan ini membutuhkan kekompakan karena dimainkan oleh tiga hingga lebih pemain. Alat untuk bermainnya berupa dua buah papan yang berisi tali seperti sendal jepit, namun talinya sejumlah tiga atau lebih. Beberapa orang akan memasukkan kakinya pada tali tersebut kemudian mereka berjalan menggunakan alat tersebut. Jika tidak kompak pemain bisa jatuh.

  • Magoak-goakan

Permainan ini dimainkan oleh 7 atau lebih pemain. Enam orang membuat barisan dan saling berpegangan pada pundak, dan satu orang bertugas sebagai goak. Tugas goak yakni menangkap pemain pada barisan paling akhir.

Booking

Noted : (*) is required.

What is 3 plus 8?
Booking Via WhatsApp Booking Via Email

Have a question?

Click the button below to get more information

Contact Us