Membuat Topeng

Topeng Bali memiliki kekhasan tersendiri. Topeng merupakan bagian tak terpisahkan dari dramatari di Bali yang mengisahkan babad.  Setiap penari biasanya menggunakan topeng Bali baik itu bungkulan (menutup semua wajah) atau pun sibakan (menutup hanya sebagian wajah). Pada dasarnya pembuatan topeng di Bali sama seperti di wilayah lainnya, berikut penjelasannya. Di Bali, bahan yang paling umum dipergunakan sebagai bahan baku pembuatan topeng adalah kayu dari jenis PULE.  Alasannya adalah karena jenis kayu ini mudah didapatkan, mudah diproses, ringan dan juga tergolong jenis kayu yang harganya murah.

Dalam pembuatan topeng Bali, kayu pule dipotong sesuai dengan ukuran yang dikehendaki. Alat yang digunakan umumnya geregaji potong. Setelah bagian-bagian yang tak diperlukan dibuang, maka proses pembuatan memasuki tahapan ukir pola dasar yang bertujuan untuk membentuk bagian-bagian seperti mata, mulut, hidung dan lain lain pada topeng. Setelah proses pengukiran selesai, topeng kemudian diamplas sampai halus. Setelahnya dilakukan proses wood-filler, kembali diamplas dan terakhir memasuki proses pewarnaan. 

( Sumber : brainly.co.id )

Booking

Noted : (*) is required.

What do you get if you add 7 to 5?
Booking Via WhatsApp Booking Via Email

Have a question?

Click the button below to get more information

Contact Us