Kupu Kupu Tarum

Pekak Musna (1903)  seniman Tari dan Pahat dari Banjar Tarukan Desa Mas, pernah ditantang oleh Tuan Rudolf Bonnet untuk menciptakan tari khas yang serasi dengan alam. Ketika termenung dipekarangannya, Pekak Musna memperhatikan sepasang kupu-kupu sedang bermain diatas tanaman bunga. Atas fenomena ini beliau terbesit dibenaknya untuk meniru gerakan kupu-kupu ini dijadikan sebuah gerakan tarian dengan judul “ Kupu-Kupu Tarum Arjuna metapa “  ( Ketut Tjekeg, 2002).  Untuk mendampingi tarian ini diminta sekaa Angklung Banjar Juga sebagai penabuhnya.

Tarian ini ditarikan sekitar tahun 1940-an jaman berjayanya Pita Maha sebuah asosiasi seniman di Ubud yang digagas oleh Tjokorda Gede Agung Sukawati (1910-1978) bersama koleganya Rudolf Bonnet didukung oleh para seniman patung dan lukis di Bali. Tarian yang sangat langka ini kembali direvitalisasi oleh anak-anak dari Sekolah Menengah Kerawitan  Indonesia (SMKI) Sukawati dalam suatu pentas dengan penata Tabuh bapak Wayan Berata.  Bagi Desa Mas Tarian Kupu-Kupu Tarum adalah sebuah legesi karya besar seniman Tari Pekak Musna.

Anda bisa meyaksikan tarian ini dengan pesanan khusus jauh-jauh sebelumnya oleh kelompok Sangar seni Tari  dari Banjar Tarukan Desa Mas Ubud. Tarian ini cocok dipentaskan disaat dinner reception, wedding reception dan penjamuan makan malam lainnya.

Booking

Noted : (*) is required.

What is the sum of 9 and 4?
Booking Via WhatsApp Booking Via Email

Have a question?

Click the button below to get more information

Contact Us