Wayan Mudana

Durasi : 2 Hari/ 1 malam

Keinginan terkadang kuat tak terbendung. Itulah yang mendorong, I Wayan  Mudana (1953)  nekad mencuri kayu bakar semasa kecilnya hanya agar bisa membuat patung. Memasuki masa remaja, keputusan untuk menjadi pematung sebagai pilihan hidup makin mantap. Ketika ditanyakan kepadanya apa yang mendorong keinginan kuatnya, Mudana bercerita. “Masyarakat desa mas, memang ditakdirkan untuk hidup dari kayu, sebagaimana sabda Dhang Hyang Nirarta. Hanya itu yang akan memberikan kehidupan, saya tidak mungkin berharap menjadi pegawai negeri, atau pekerjaan lain. Namun demikian saya membuat patung karena saya cinta dan keinginan yang kuat, bukan karena terpaksa” ujarnya mantap. Setelah itu dengan kemantapan hati, Mudana terus berkarya. Dewi Saraswati, dewi Ratih, hingga patung Ganesha. Karyanya kemudian dikenal dengan siluet jangkung, tinggi yang diolah dari kayu yang tidak utuh atau berlubang. Patung-patung yang dibuatnya terkesan sangat natural, dengan ekspresi meyakinkan. “Mengenai bentuk sebenarnya sudah ada dalam kayunya sendiri, cerita yang cocok sudah pasti. Kita tinggal mewujudkannya menjadi bentuk yang lebih nyata. Jangan pernah memaksakan keinginan kita, karena hasilnya pasti tidak bisa optimal. Agar karya saya makin indah dan berjiwa, saya biasanya memilih hari – hari yang tepat dalam penggarapannya. Dengan demikian saya merasa lebih siap dan makin mantap dalam bekerja” ungkapnya polos. Kini karyanya dikenal dan tersebar di berbagai negara, khususnya Jerman, karena seorang kolektor karyanya yang secara khusus memajang bahkan lebih dari 6 (enam) karyanya di museum pribadinya di Dresden Jerman, serta 1 karya lain dikantornya. I Wayan Mudana adalah murid dari Maestro Wood Carver Ida Bagus Tilem ( Sumber : Bidadari.com, 2004).

HARI PERTAMA : airport- Homestay- keliling desa- makan malam

Paket wisata ini sudah termasuk penjemputan di Banda Ngurah Rai Bali oleh tim kami dengan jarak tempuh 45 menit kearah timur laut menuju desa Mas. Tiba di penginapan anda akan disambut hangat oleh pemilik homestay dengan suguhan welcome drink. Bersantai sejenak, selanjutnya anda diajak jalan-jalan keliling desa untuk mengetahui suasana alam pedesaan oleh guide lokal kami. Terasa hari menjelang petang, anda akan diajak makan malam di warung lokal di desa. Sebelum anda tidur silahkan berbincang-bincangan dengan host anda secara kekeluargaan.

HARI KEDUA: Sarapan- Workshop Memahat bersama Wayan Mudana- Makan siang

Sarapan di homestay dengan Host. Lokal Guide  menjemput anda untuk diantar ke rumah Wayan Mudana Wood Carver dan sebagai tempat workshop anda selama setengah hari. Anda akan mendapatkan penjelasan langkah-langkah memahat sebuah patung dari bahan dasar kayu. Silahkan anda pilih jenis=jenis patung yang dipilih untuk dipahat. Enjoy your carving dan setelah itu waktunya akhiri workshop anda dilanjutkan dengan makan siang disalah satu lokal warung. Check out dari penginapan anda untuk melanjutkan perjalanan berikutnya.

Harga: 900,000 per orang. Minimal 2 orang. Sudah termasuk :  penjemputan airport ke homestay sekali jalan, 1 malam di homestay, makan malam ,minuman penyambutan, wood carving class  bersama Wayan Mudana , berjalan-jalan keliling desa , makan siang di warung lokal,  guide, sertifikat.

Booking

Noted : (*) is required.

Add 2 to 2, what do you get?
Booking Via WhatsApp Booking Via Email

Have a question?

Click the button below to get more information

Contact Us